Selasa, 02 Oktober 2018

Bab 1

BAB 1 PEMBENTUKAN TIM KERJA
1. Alasan Membentuk TIM KERJA
Ada sejumlah alasan mengapa seseorang mau bergabung dalam kelompok, diantaranya :
a) Rasa aman.
b) Status dan harga diri.
c) Interaksi dan afiliasi.
d) Pencapaian tujuan.
e) Kekuasaan. (Raymour, 2014)
2. Tahap Pembentukan TIM KERJA
Pembentukan kelompok pada dasarnya merupakan suatu rangkaian proses yang dinamis, terdiri 
dari beberapa fase yaitu :
a. Forming (pembentukan)
Fase ini merupakan fase awal dimana keadaan ketidakpastian akan tujuan, struktur dan 
kepemimpinan kelompok harus dihadapi. Fase ini berakhir pada saat para anggota mulai 
berfikir bahwa diri mereka adalah bagian dari sebuah kelompok
b. Storming (merebut hati)
Fase ini dicirikan oleh adanya konflik intra kelompok. Anggota menerima keberatan 
kelompok tetapi menolak pengendalian kelompok oleh individu tertentu. Fase ini selesai 
manakala didapatkan hierarki kepemimpinan yang relatif jelas di dalam kelompok.
c. Norming (pengaturan norma)
Fase ini menggambarkan adanya perkembangan hubungan dan kelompok menunjukkan 
adanya kohesi (kepaduan). Fase ini berakhir dengan adanya struktur kelompok yang 
semakin solid dan terjadi perumusan ayang benar dan diterima atas berbagai harapan serta 
perilaku kelompok.
d. Performing (melaksanakan)
Fase ini memperlihatkan fungsi kelompok berjalan dengan baik dan diterima oleh anggota . 
Jadi di sini energi kelompok sudah bergerak dari tahap saling mengenal dan saling mengerti 
ke pelaksanaan tugas-tugas yang ada.
e. Anjourning (pengakhiran)
Fase ini merupakan fase terakhir yang ada pada kelompok yang bersifat temporer, yang di 
dalamnya tidak lagi berkenaan dengan pelaksanaan tugas-tugas tetapi dengan berakhirnya 
rangkaian kegiatan. (Muzakki, Pembentukan Tim Kerja, 2016)
3. Beberapa Masalah Utama Dinamika TIM KERJA
a. Kepemimpinan
Masalah kepemimpinan bersifat strategis karena dapat menentukan efektif tidaknya proses 
kelompok.
b. Pengambilan keputusan dan pemecahan masalah
Pengambilan keputusan dan pemecahan masalah biasanya merupakan inti dari tugas atau 
misi kelompok. Pengambilan keputusan kelompok di dalam praktek biasanya lebih banyak 
sulitnya dari pada mudahnya..
c. Komunikasi
Kelompok merupakan kumpulan dari para individu yang berinteraksi satu sama lain 
sehingga masalah komunikasi memegang peran sentral. 
d. Konflik
Perbedaan kepentingan dan harapan-harapan yang ada di dalam kelompok boleh jadi tidak 
dapat dihindari. Hal ini berpotensi menjadi konflik sehingga sasaran yang ditetapkan gagal 
dicapai atau bahkan bisa membuyarkan kelompok itu sendiri. (admin, Pentingnya 
Membangun Tim Kerja Anda yang Efektif, 2012)
4. Kriteria Anggota TIM KERJA
1. Analisis Pekerjaan, Analisis pekerjaan merupakan suatu proses untuk menentukan isi 
suatu pekerjaan, sehingga pekerjaan dapat dijelaskan kepada orang lain.
2. Rekrutmen, Seleksi dan Orientasi, Tenaga kerja yang diperlukan proyek dapat 
diperoleh dari salah satu atau beberapa sumber, yaitu :
a) Induk atau anak perusahaan (apabila proyek dimiliki oleh kelompok 
perusahaan),
b) Daerah sekitar lokasi dan tempat proyek,
c) Sumber tenaga kerja nasional,
d) Sumber tenaga kerja internasional-individual expert, subcontracting, technical 
assistances, management assistances.
3. Produktivitas, Produktivitas mengandug arti sebagai perbandingan antara hasil yang 
dicapai(output) dengan keseluruhan sumber daya yang digunakan (input).
4. Pelatihan dan Pengembangan, Program latihan dan pengembangan bertujuan untuk 
menutupi gap antara kecakapan karyawan dan permintaan jabatan.
5. Prestasi Kerja, Hasil penilaian prestasi kerja karyawan dapat memperbaiki keputusan-
keputusan personalia dan memberikan umpan balik kepada karyawan tentang 
pelaksanaan kerja mereka.
6. Kompensasi, Cara manajemen untuk meningkatkan prestasi kerja, motivasi, dan 
kepuasan kerja para karyawan adalah melalui kompensasi. Kompensasi dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang diterima karyawan sebagai balas jasa untuk kerja 
mereka.
7. Perencanaan Karier
konsep dasar perencanaan karier :
a) Karier sebagai petunjuk pekerjaan yang membentuk suatu pola kemajuan yang 
sistematik dan jelas (membentuk satu jalur karier).
b) Karier sebagai sejarah pekerjaan seseorang atau serangkaian posisi yang 
dipegangnya selama kehidupan kerja. (Jelaskan tugas masing-masing anggota 
tim proyek., 2014)

Next..>>Bab 2,Bab 3,Bab 4,Bab 5 atau balik Materi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Materi TKJ kelas X,XI,XI Kelas X Kelas XI Kelas XII